Post Details

research
  • 20 Jul 2019

Dandim 0507/BKS Pimpin Pembekalan Wasbang di SMKN 8 Kota Bekasi

Dikutip dari SUARAREPORTER.CO.ID, KOTA BEKASI | Jajaran Kodim 0507/BKS terus aktif menggiatkan serbuan teritorial pada pembekalan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada kalangan pelajar mulai dari SD, MI, SMP, MTS, SMA, MA juga SMK, dengan menyebar ke semua Sekolah yang ada diwilayah Kota Bekasi,

Kodim 0507/Bks juga melibatkan para Danramil dan Babinsa, namun pada kesempatan ini Dandim pimpin langsung giat Wasbang di SMKN 8 Kota Bekasi, Jalan Bojong Asih Nomor 12 Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Rabu (17/7/19).

Selain pembekalan Wasbang, kegiatan ini dirangkai dengan Upacara Bendera tujuh belasan, yang diikuti oleh Kasdim beserta Perwira Staf, para Danramil dan anggota jajaran Kodim 0507/Bks prajurit serta PNS, nampak juga hadir Kepala SMKN 8 Kota Bekasi Bapak H Eden H, didampingi Warman Wakil Kepala SMKN 8 Kota Bekasi berserta para Dewan guru juga wali murid.

Dalam kesempatan itu, Dandim 0507/BKS Letkol Arm Abdi Wirawan menyampaikan sambutan tertulis Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang diantaranya menyatakan TNI tidak lagi dapat bersikap tertutup. Tertutup dari segala perubahan dan kemajuan yang ada. Untuk itu, setiap komandan satuan bertanggung jawab untuk meningkatkan kemampuan dan wawasan anggotanya.

“Saudara-saudara bertanggung jawab atas apa yang dilakukan dan tidak dilakukan oleh setiap anak buah. Komandan satuan adalah tumpuan setiap anggota dalam berbagai hal,” katanya.

Menurutnya, nilai-nilai luhur yang menjadi sendi-sendi pengabdian setiap prajurit TNI tidak boleh berubah. “Sapta Marga. Sumpah Prajurit. dan Delapan Wajib TNI harus mengalir dalam setiap hembusan nafas prajurit dimanapun berada dan bertugas.

Pelihara dan tingkatkan terus kemanunggalan dengan rakyat adalah urat nadi Sistem Pertahanan Semesta. Sadari bahwa TNI berasal dari rakyat, berjuang bersama-sama rakyat, demi kepentingan rakyat,” ujarnya.

Keluarga adalah aset bangsa dan negara serta tempat generasi muda menerima pendidikan awalnya. Keluarga yang baik akan melahirkan generasi yang siap menghadapi persaingan global yang semakin ketat.

Pengaruh buruk globalisasi hanya akan dapat dihadapi bila keluarga memiliki ikatan yang kuat dan harmonis. Mari siapkan anak-anak kita menyongsong kejayaaan Indonesia,” pungkasnya. (redsr)